Belawan, SUMATERA UTARA – Keberhasilan Polri menggagalkan pasokan 1,16 ton ketamine di Perairan Belawan diklaim berhasil menyelamatkan anggaran negara dari beban rehabilitasi sosial yang masif. Saat mendarat di Pelabuhan Belawan pada Jumat (23/10/2026), Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa operasi laut ini secara matematis mencegah potensi kerugian finansial negara hingga mencapai Rp116 triliun.
Di hadapan para pejabat daerah dan akademisi hukum, Kapolri memanfaatkan momentum konferensi pers maritim ini untuk memberikan pernyataan tajam mengenai evolusi bentuk narkotika dunia yang bertransisi dari zat padat menjadi zat cair. Kapolri menyoroti bagaimana zat psikotropika baru (NPS) kini kerap dikamuflasekan ke dalam cairan isi ulang komoditas modern seperti vape demi menghindari deteksi kasatmata petugas. Merespons hal tersebut, jenderal bintang empat itu mendesak penguatan klausul dalam revisi RUU Narkotika yang saat ini masuk dalam daftar Prolegnas Prioritas 2026 agar media konsumsi terselubung semacam itu dapat dilarang secara total demi membentengi keselamatan generasi muda.
