Karo, SUMATERA UTARA – Tanah Karo dikejutkan dengan berita yang bikin bulu kuduk berdiri sekaligus elus dada. Ternyata, pepatah “lebih kejam dari binatang” itu benar adanya kalau sudah bicara soal uang.
Kasus penemuan mayat di pinggir Jalan Lintas Desa Kineppen, Karo, pada Minggu (18/1/2026) lalu akhirnya terbongkar. Dan jujur saja, motif di baliknya bikin kita geleng-geleng kepala. Korban, Iwan Sudarto Simanjuntak, ternyata sengaja dihabisi atas perintah kakak kandungnya sendiri, yang berinisial TS!
Uang Asuransi yang Membutakan Mata
Bayangkan saja, seorang kakak yang seharusnya jadi pelindung, malah menyewa eksekutor (LN) untuk menghabisi adiknya secara sadis. Luka di kepala dan wajah korban jadi bukti betapa kejamnya aksi mereka.
Kenapa tega? Motifnya klasik tapi menjijikkan: Klaim Asuransi. Ya, nyawa sang adik ditukar dengan uang polis yang rencananya ingin dicairkan oleh si kakak.
Kualat! Tertangkap Saat Urus Surat Kematian
Nah, ini bagian yang paling bikin kita merasa “keadilan itu nyata”. Si tersangka TS ini sepertinya merasa skenarionya sudah sangat rapi. Hari Rabu (28/1) kemarin, dengan muka tembok, dia datang ke Mapolres Tanah Karo.
Bukan mau menyerahkan diri atau menangis tersedu-sedu karena kehilangan adik, dia datang justru mau mengurus surat keterangan kematian! Tujuannya apalagi kalau bukan buat syarat cairkan uang asuransi. Dia pikir polisi bisa dikelabui begitu saja.
Tapi petugas kita jauh lebih jeli. Begitu dia masuk ke kantor polisi, bukan surat kematian yang didapat, tapi borgol yang langsung mengunci tangannya. Skakmat!
Pelajaran Buat Kita Semua
Sekarang, TS dan eksekutornya LN sudah meringkuk di sel. Mereka terancam hukuman berat, bahkan bisa hukuman mati karena ini pembunuhan berencana yang sangat dingin.
Kejadian ini jadi pengingat pahit buat kita semua. Ternyata benar kata orang tua dulu, harta yang tidak berkah itu cuma membawa petaka. Jangan sampai demi kertas bernama uang, kita kehilangan kemanusiaan, apalagi sampai tega menumpahkan darah saudara sendiri

