MEDAN — Tongkat komando Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali berganti. Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H. ditunjuk sebagai Kapolda Sumut menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto setelah pergantian kepemimpinan di tubuh Polri.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tanggal 2 Oktober 2026,
Sonny Irawan yang sebelumnya menjabat Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Kasespimmen) Sespim Lemdiklat Polri, dipercaya untuk memimpin Polda Sumut.
Sementara itu, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mendapat penugasan baru sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.
BUKAN ORANG BARU DI SUMUT
Nama Sonny Irawan bukanlah sosok baru bagi masyarakat dan jajaran kepolisian di Sumatera Utara.
Sebelum menjabat Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri, Sonny pernah dipercaya sebagai Wakapolda Sumut pada Desember 2025 hingga Juli 2026. Setelah beberapa bulan bertugas di luar Sumut, kini ia kembali dengan tanggung jawab sebagai orang nomor satu di Polda Sumut.
Sonny merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1997. Kariernya juga pernah bersentuhan dengan fungsi lalu lintas dan pendidikan kepolisian, termasuk pernah menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur.
MUTASI BAGIAN DARI DINAMIKA ORGANISASI
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan membenarkan adanya pergantian tersebut. Menurutnya, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi sesuai kebutuhan institusi.
“Iya, benar, Pak Kapolda diganti, dan penggantinya mantan Wakapolda kita dulu, Pak Sonny. Dalam waktu dekat ini serah terima jabatan (sertijab)nya,” ujar Ferry sebagaimana dikutip media ini
Pergantian ini menjadi perhatian di Sumatera Utara karena Sonny Irawan sebelumnya sudah memiliki pengalaman bertugas di wilayah tersebut.
Dengan kembalinya Sonny sebagai Kapolda Sumut, masyarakat kini menunggu agenda dan langkah kepemimpinan berikutnya, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan publik, serta penegakan hukum di seluruh wilayah Sumatera Utara.
(Redaksi)
