Wakil Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Kesenian Sunda di Gebyar Sumpah Pemuda 2026

banner 120x600
banner 468x60

PEKANBARU — Kesenian Sunda turut memeriahkan Gebyar Sumpah Pemuda Tahun 2026 yang digelar di Taman Labuai, Kota Pekanbaru,Selasa(27/10/2026). Kegiatan yang ditaja oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Pekanbaru ini menjadi salah satu wadah untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya dari berbagai daerah sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, M.Arch., menyampaikan apresiasinya terhadap eksistensi kesenian Sunda yang terus berkembang dan hadir di Kota Pekanbaru.Menurutnya, kehadiran seni budaya Sunda turut memperkaya khazanah kebudayaan di Bumi Lancang Kuning yang dikenal dengan identitas Melayu.

banner 325x300

Keberagaman seni dan budaya dari berbagai suku menjadi bagian penting dalam mempererat persaudaraan serta menjaga keharmonisan masyarakat yang majemuk.Penampilan kesenian Sunda dalam Gebyar Sumpah Pemuda 2026 meliputi Tari Jaipongan dan penampilan lagu Jayanti. Kedua penampilan tersebut mendapat tempat tersendiri dalam rangkaian acara yang mengusung semangat kebangsaan dan kebersamaan.

Tari Jaipongan yang dikenal dengan gerakan dinamis dan irama khas Sunda menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya daerah. Sementara itu, penampilan lagu Jayanti turut memperkenalkan kekayaan seni musik Sunda kepada masyarakat Pekanbaru yang berasal dari beragam latar belakang suku dan budaya.

Ketua DPD Mitra Sunda Riau (MISURI) Kota Pekanbaru, Kang Dudung Sulaeman (KDS), menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengisi acara yang telah tampil serta seluruh anggota MISURI yang hadir dan memberikan dukungan.Ia menilai partisipasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat Sunda terhadap pelestarian seni budaya sekaligus kontribusi dalam menjaga kerukunan dan memperkuat pembauran kebangsaan di Kota Pekanbaru.

“Atas nama DPD MISURI Kota Pekanbaru, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah tampil dan menyukseskan kegiatan ini, serta kepada seluruh anggota paguyuban yang hadir memberikan dukungan. Semoga kebersamaan ini menjadi awal kebangkitan seni Sunda di Kota Bertuah,” ungkap Kang Dudung Sulaeman.

Ia berharap ke depan semakin banyak kesempatan bagi kesenian Sunda untuk tampil dalam berbagai kegiatan kebudayaan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun komunitas masyarakat. Dengan demikian, generasi muda dapat semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya leluhur.

Kehadiran kesenian sunda dalam Gebyar Sumpah Pemuda 2026 menjadi pengingat bahwa perbedaan budaya bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang perlu dijaga dan dikembangkan bersama.MISURI Kota Pekanbaru

MISURI Pekanbaru :Ngahiji Dina Silaturahmi,Maju Dina Aksi

(Redaksi/Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *