Antusias Peserta Didik SD Ath Thoriq Muhammadiyah 1 Dumai Ikuti Dongeng Anti-Bullying Bersama KDS

banner 120x600
banner 468x60

DUMAI ( Jum’at, 30 Oktober 2026 ,)– Suasana penuh keceriaan dan antusiasme terlihat dari para peserta didik SD Ath Thoriq Muhammadiyah 1 Kota Dumai saat mengikuti kegiatan roadshow dongeng edukatif bertema anti-bullying yang dibawakan oleh Pendongeng Islami Riau, Kak Dudung Sulaeman (KDS), dari Kota Pekanbaru.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Human Initiative (HI) Perwakilan Sumbagteng ini tidak hanya menghadirkan hiburan edukatif bagi anak-anak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menggalang donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina.

banner 325x300

Sejak awal penampilan, anak-anak tampak terpukau menyaksikan aksi Kak Dudung yang tampil komunikatif, penuh humor, dan interaktif. Kehadiran Si Bocil, boneka kecil yang menjadi teman mendongeng KDS, semakin menambah suasana meriah. Tingkah Si Bocil yang kocak berhasil mengundang gelak tawa sekaligus membuat pesan-pesan moral lebih mudah diterima oleh para peserta didik.

Dalam dongengnya, KDS menyampaikan pesan penting tentang bahaya bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Ia mengajak anak-anak untuk tidak menyakiti perasaan teman, tidak mengejek, tidak merendahkan, serta senantiasa saling menghargai dan menyayangi sesama.

Selain itu, KDS juga mengajak para peserta didik untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Menurutnya, setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga tidak sepatutnya saling merendahkan, melainkan harus saling mendukung dan menguatkan.

Melalui pendekatan mendongeng yang dipadukan dengan humor, interaksi, dan karakter boneka Si Bocil, pesan tentang akhlak mulia, persahabatan, kepedulian, serta pentingnya menjauhi bullying disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.

KDS berharap kegiatan roadshow mendongeng seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter peserta didik.

“Harapan saya, melalui kegiatan mendongeng ini, semakin banyak anak-anak yang tersentuh hatinya, berubah perilakunya menjadi lebih baik, memiliki akhlak yang mulia, serta tumbuh menjadi generasi yang saling menyayangi dan menghargai. Jangan sampai ada teman yang merasa sedih atau tersakiti karena perbuatan kita,” ungkap KDS.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai hiburan semata, tetapi mampu meninggalkan pesan kebaikan yang diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Roadshow dongeng yang diinisiasi Human Initiative Perwakilan Sumbagteng ini menjadi salah satu bentuk pendekatan edukasi kemanusiaan yang memadukan nilai-nilai pendidikan karakter dengan kepedulian sosial. Anak-anak diajak tidak hanya menjadi pribadi yang baik dalam pergaulan, tetapi juga memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, termasuk saudara-saudara di Palestina.

Melalui dongeng, tawa, dan pesan kebaikan, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, berakhlak mulia, serta memiliki jiwa kemanusiaan.

(Redaksi/Kds)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *